Peristiwa

Letusan Gunung Sinabung Saat Ini

FAKTAAKTUAL.COM, SUMUT – Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral, Kasbani mengatakan, letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, yang terjadi Rabu 2 Agustus 2017, sejak pagi hingga siang, meruntuhkan kubah lava di kawah gunung itu. “Pembentukan kubah lava sudah cukup banyak, (volumenya) 2 juta meter kubik, mulai dilepaskan,” kata dia saat dihubungi.

Kasbani mengatakan, runtuhnya kubah lava tersebut terjadi seiring dengan naiknya intensitas letusan gunung tesebut yang terjadi sejak pagi. “Hari ini biasanya dalam satu hari 2-3 kali terjadi erupsi, sekarang mulai tadi pagi sampai siang hari sudah terjadi 10 kali letusan dan 16 kali luncuran awan panas,” kata dia.

Menurut Kasbani, erupsi gunung Sinabung sesekali disertai suara dentuman yang terdengar hingga pos pengamatan gunung api tersebut. Tinggi kolom abu terpantau paling tinggi menjangkau 3 kilometer dihitung dari puncak Gunung Sinabung.

Luncuran awan panas letusan Gunung Sinabung tercatat paling jauh mencapai 4,5 kilometer. “Luncuran awan panas ini masih ada dalam daerah rekomendasi kita, sekitar 7 kilometer ke arah selatan dan 5 kilometer arah timur. Luncurannya baru 4,5 kilometer, masih dalam radius itu,” kata dia.

Kasbani mengatakan, erupsi gunung api itu dinilai masih dalam aman karena dampak letusannya masih berada dalam radius yang direkomendasikan lembaganya untuk dikosongkan. “Asalkan masyarakat jangan memasuki wilayah itu, artinya harus steril. Masih aman,” kata dia.

Perbedaan letusan Sinabung yang terjadi hari ini ada pada intensitas awan panas guguran. Biasanya erupsi gunung itu jarang menghasilkan luncuran awan panas. “Selama beberapa bulan terjadi erupsi, namun jarang terjadi awan panas (guguran),” kata dia.

Sumber ; Tempo.co

Related Articles

Back to top button