News

Alot Penerbitan Izin Taksi Online, Siapa Pemilik Taksi Konvesional?

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Alotnya penerbitan izin taksi online oleh Gubernur Kepri, mengundang banyak pertanyaan ditengah masyarakat. Jika Batam merupakan kota Industri dan Pariwisata sudah saatnya Taksi online menjadi solusi modern menunjang perekonomian Batam serta menarik wisatawan. Pertanyaannya, Kota apakah Batam?

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Jamhur Ismail, akan memanggil sebelas perusahaan yang pernah melakukan permohonan izin taksi online diantaranya berbentuk PT Dan koperasi, pada Senin mendatang 22 Januari 2018.

Photo, Taksi Silver Cub yang beroperasi diBatam.
Photo, Taksi Silver Cub yang beroperasi diBatam.

“Satu perusahaan yang sudah sesuai dan lengkap persyaratannya yaitu PT Suluh belum kita terbitkan karena menunggu perusahaan lain untuk melengkapi persyaratan” ucapnya kepada beritabatam, Jumat, (19/01/18).

“Kita sudah buat undangan kepada perusahaan dan koperasi tersebut untuk hadir pada senin tanggal 22 Januari untuk diberi keterangan dan penjelasan sesuai dengan permen hub 108 tahun 2017”  terangnya melalui ponsel.

Photo, Jala Taxi yang masih beroperasi dibatam.
Photo, Jala Taxi yang masih beroperasi dibatam.

Namun Transportasi online dan konvensional masih terus menjadi polemik di Batam. Ketua Organda Kepri, Syaiful SE mengatakan “kericuhan terjadi akibat dari kenakalan perusahaan aplikasi trasnportasi online”. Benarkah pernyataan ini?

Aktivis Akhmad Rosano mengatakan kepada beritabatam, Ahad (21/01/18). Kisruh kehadiran taksi online dengan taksi konvensional masih menjadi isu panas dalam pekan ini di kota Batam. Yang harus di soroti pada angkutan taxi konvensional adalah banyaknya praktek pungli terjadi di dalamnya, misalnya saja di Bandara Hang Nadim Batam untuk mengambil nomor antrian saja sopir harus merogoh kantong ratusan juta rupiah begitu juga di tempat tempat lain misalnya Mall dan Pelabuhan yg ada di seluruh kota Batam.

taxi
taxi

Banyak issue yang beredar bahwa pemilik atau pemegang saham dibeberapa taksi konvensional yang beroperasi dibatam diduga dimiliki oleh Oknum Pemko Batam, sehingga izin taksi online terkesan dipersulit.

Banyaknya taksi yang beredar dikota Batam seperti, silver cup, blue Bird, Jala taksi dan yang lainnya merupakan taksi-taksi yang mangkal dibeberapa tempat. Seperti Mall, pelabuhan dan Hotel-hotel dibatam. Akan tetapi masyarakat tidak mengetahui siapa dan perusahaan apa sebagai pemilik taksi-taksi tersebut.

Seharusnya kota Batam menjadi teladan pariwisata karena dekat dengan negara-negara tetangga diasia, sama halnya dengan pengguanaan kendaraan sudah saatnya mengikuti zaman, masyarakat berharap pemerintah kota Batam dapat memberi contoh yang baik serta menyelesaikan kisruh yang terjadi diantara sesama transportasi yang beroperasi, serta menjaga keamanan dan kenyamanan. (gp).

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker