News

Dua Orang Karyawan Bandar Abadi, Tewas Dilokasi Kerja

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Korban yang tewas di PT Bandar Abadi Shipyard diduga akibat kelalaian kerja. pada Sabtu 9/6/2018.

Informasi yang dihimpun oleh media, korban yakni J.S  dan Muslim Ritonga (24). Keduanya merupakan rekrutan subkontrak PT Sukses Jonatan (SJ) untuk bekerja di PT. Bandar Abadi Sukses hingga ditugasi untuk membuka tutup tanki di dalam kapal tongkang dan diduga tanpa septy. Saat itu, Mulim ritonga disuruh oleh Formennya membuka menhole yang ada dikapal tongkang 3288, setelah itu Joe Sihombing disuruh untuk memasang lampu didalam tenki kapal yang sama, tidak berapa lama, kedua pekerja tersebut ditemukan sudah tergeletak dan tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafrudin Dalimunthe saat dikonfirmasi, Minggu 10/6/2018, sore membenarkan adanya peristiwa laka kerja yang menewaskan dua orang korban. Ia mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan proses olah tempat kejadian perkara.

“Polsek dapat informasi sikitar pukul empat sore. Kemudian kita ke lokasi untuk melakukan rangkaian penyelidikan,” kata Kapolsek Batuaji.

Dilanjutkannya, kedua korban sempat dibawa ke RSUD Embung Fatimah, kemudian ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan otopsi. Dan pada Minggu pagi, jenazah Muslimi Ritonga langsung diterbangkan ke kampung halamannya, Ratau Parapat, Sumatera Utara.

“Untuk korban Joe Sihombing dimakamkan di Batam,” ujarnya.

Kapolsek Batu Aji menambahkan, sampai dengan Minggu sore, pihaknya belum juga menerima hasil visum dan otopsi dari RS Bhayangkara Polda Kepri. Untuk saat ini, penyidik masih fokus memeriksa saksi-saksi dari pihak PT SJ dan PT Bandar Abadi Shipyard.

oe Sihimbing dan Muslim Ritonga yang korban di perusahaan.
Joe Sihimbing dan Muslim Ritonga yang korban di perusahaan Bandar Abadi Spyard, Tanjung Uncang.

“Sampai sekarang sudah ada 7-8 orang saksi yang kita periksa. Kita belum bisa menyimpulkan hasilnya dan penyebab kecelakaan kerja tersebut,” jelasnya.

Ditegaskan Kapolsek, kapal tongkang tempat kejadian perkara sudah dipasang garis polisi. Pihak PT Bandar Abadi Shipyard dan PT SJ belum bisa melakukan aktivitas di dalam lokasi yang sudah dipasang garis polisi.

“Setelah saksi-saksi diperiksa, kita juga akan memanggil pihak Disnaker Batam sebagai ahli untuk mengetahui prosedur dan SOP mengenai pekerjaan yang mengakibatkan dua korban tewas,” tutupnya.

Informasi yang dihimpun oleh media, dilokasi suasana rumah duka, Joe akan dimakamkan hari ini, Senin 11/6/2018 di Sei Tamiang. Orang tua korban sering pingsan saat menangisi anaknya yang dikenal baik dan penurut.(gp)

Redaksi.

Related Articles

Back to top button