News

Ladang Ganja di Perbukitan Nias, Siapa Pemiliknya?

FAKTAAKTUAL.COM, NIAS – Bukan lagi hanya didaerah Aceh ladang ganja ditemukan, saat ini Tim gabungan Polres Nias Selatan menemukan lagi ladang ganja seluas satu hektare di perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Di ladang tersebut, polisi menemukan ratusan batang ganja baru tumbuh.

AKBP Faisal F. Napitupulu sebagai Kapolres Nias Selatan mengatakan, penemuan ladang tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebut di areal perbukitan Desa Hilinamozaua Raya, tepatnya di Kebun Luahajoa’afu ada warga yang menanam ganja.

Faisal langsung membentuk tim untuk menyelidiki. Tim mencari keberadaan ladang ganja tersebut sejak Rabu, 13 Juni 2018, dini hari WIB, hingga akhirnya menemukan ladang ganja pada siang hari.

Polisi mencari pemilik ladang tersebut namun tidak ditemukan, hingga menggeledah sebuah rumah yang diduga milik tersangka pemilik ladang, mamun tidak ada penghuninya, Polisi masih tetap berburu dan mencari pemilik ladang tersebut serta melakukan investigasi kepada beberapa warga. Diduga kuat, pemilik ladang sudah mencium gelagat Polisi untuk mencarinya, sehingga sempat melarikan diri.

Tumbuhan haram ini ditanam diantara tanaman cabai dan jagung, sehingga menyamarkan petugas untuk melacak tanaman ganja tersebut, jelas Faisal.

Pelaku juga menanam ranjau paku dilkoasi kebunnya, sehingga pendududk sekitar tidak bisa sembarang masuk kelokasi kebun ladang ganja tersebut.

“Personil Polisi yang ikut kelokasi kebun, kena ranjau paku yang ditanam pemilik kebun, hingga mengalami luka serius ditelapak kaki”. Ungkap Faisal.

Hingga saat ini, Polisi masih tetap melacak jejak pemilik ladang ganja tersebut, dan tanaman ganja tersebut sudah dimusnahkan oleh Polisi dengan cara mencabut dan membakarnya.

Redaksi.

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker