Peristiwa

Aceh Berduka Lagi, Sumur Minyak Meledak 40 Orang Luka Bakar

FAKTAAKTUAL.COM, ACEH – Suara keras seperti ledakan Bom, tiba-tiba terdengar sekira Pukul 2.00 dini hari Rabu 25/4/2018. Suara keras tersebut ternyata berasal dari Ledakan Sumur Bor. Sumur bor minyak yang diduga milik masyarakat setempat dan dibor sendiri oleh warga Rantau panjang Perarat, Aceh Utara itu sendiri.

Kuat dugaan, Sumur Minyak masyarakat ini dibor dengan cara otodidak sehingga tidak memiliki septy maupun standar legal pengeboran minyak secara umum.

Akibat ledakan sumur Minyak ini, masyarakat Aceh utara mengalami kerugian besar, informasi dilapangan ada 6 unit rumah yang hangus terbakar habis, 10 orang meninggal dunia dan 40 orang luka bakar dengan estimasi perkiraan kebakaran ditubuh korban sekitar 60 sampai 90 persen tubuh yang terbakar.

Para Korban
Para Korban

Tanpak semua anggota kepolisian setempat sibuk mengevakuasi korban yang terbakar maupun korban yang meninggal Dunia. Hingga siang hari ini api masih berkobar keluar dari sumber pengeboran minyak yang diduga kuat berlokasi diareal lahan milik Pertamina.

Masyarakat setempat, sudah dievakuasi pihak yang berwajib dengan radius 500 Meter dari sumber ledakan, hal ini dilakukan untuk pengamanan areal ledakan serta mengantisipasi bertambahnya korban karena diperkirakan sumur minyak tersebut masih mengeluarkan api dengan tinggi sekitar 15 meter dan belum dapat diatasi oleh pihak Pemadam kebakaran.

Photo, Para Korban yang terbakar pada saat ledakan sumur Bor Minyak di Aceh Utara.
Photo, Para Korban yang terbakar pada saat ledakan sumur Bor Minyak di Aceh Utara.

 

Kementerian ESDM sedang melakukan analisa terkait ledakan sumur minyak tersebut, dan siang ini sudah mengirim utusan ahli pengeboran maupun ahli lain dibawah pimpinan Agung Pribadi, dan masih dalam perjalanan menuju aceh.

Hingga siang ini, semua petugas pemadam masih aktif bekerja untuk memadamkan api dan pihak kepolisian juga masih tetap bekerja untuk mengevakuasi warga maupun para korban luka bakar. (gp).

Redaksi.

Related Articles

Back to top button