News

May Day, Nuryanto: Tuntutan Buruh Terkait TKA Akan Segera Dibahas

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Dalam memperingati hari Buruh sedunia (May Day) kali ini, juga diramaikan berbagai kepompok buruh di Kota Batam. Ribauan Buruh turun kejalan hingga mendatangi kantor Wali Kota Batam, untuk menyampaikan aspirasinya dan berharap dapat dipenuhi pemerintah Kota Batam kedepan.
Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri mengatakan, aksi buruh yang mendatangi kantor Wali Kota Batam mencapai Puluhan ribu orang, dimana dalam orasinya menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah terkait nasib buruh yang kian hari semakin terancam akibat banyaknya tenaga kerja asing yang masuk ke Kota Batam.
“Pengamanan personil polisi diturunkan di wilayah Kepri sekitar 2 ribu orang dan Khusus Batam, sekitar lebih kurang sebanyak 1.500 personil diturunkan. Aksi buruh mau menyampaikan aspirasinya kepada Dinas terkait” ujar Wakapolda Kepri, saat melakukan pengamanan dalam May Day 1 Mei 2018 didepan Kantor Wali Kota Batam.  “Semoga buruh hari ini dapat menyampaikan orasinya ke pemerintah dengan tertib,” ujar Wakpolda Kepri kembali.
Dicelah aksi Buruh,  Ketua DPRD Batam, Nuryanto, berharap supaya  aksi  buruh dapat berjalan dengan baik.  Kegiatan aksi buruh sekalian memperingati May Day sedunia merupakan momentum penyampaian aspiarsi buruh kepada pemerintah tanpa ada pembauran Politik, sehingga pemerintah diharapkan dapat menerima aspirasi buruh sebagai pertimbangan musyawarah ditahun berikutnya.

Photo, Ketua DPRD Batam bersama Wakapolda saat Aksi Buruh di Hari May Day.
Photo, Ketua DPRD Batam, Nuryanto  bersama Wakapolda Kepri, Brigjen Yan Fitri,saat Aksi Buruh di Hari May Day.
Dalam orasi Buruh juga meminta pemerintah Batam, jangan memberi peluang terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) khususnya China, yang bekerja hanya bermodalkan pasport wisata.
“Jangan berikan peluang terhadap TKA yang bermodalkan pasport wisata, masuk ke kota Batam dan menjadi buruh kasar yang mampu dilakukan oleh Buruh lokal”. ujar perwakilan buruh dalam orasinya.
Ketua DPRD Batam, akan membedah permintaan para Buruh, Nuryanto mengatakan sesegera mungkin akan melakukan pembahasan terkait banyaknya Tenaga Kerja Asing (TKA) yang disuarakan oleh Para Buruh dalam orasinya.
“Melalui komisi IV DPRD Batam, akan saya perintahkan membahas adanya TKA di Batam, sesegera mingkin akan dibahas secara serius”. Ujar Nuryanto saat aksi buruh dari FSPMi, SPSI dan Aliansi Buruh hari ini.
Secara kontiniwe, Buruh terus menyerukan dalam orasinya, supaya pemerintah Kota Batam memperhatikan, serta mencari solusi terkait banyaknya pengangguran di Batam hingga bisa diatasi.
Aksi buruh kali ini lebih menekankan terkait mahalnya harga sembako dan BBM, Buruh berharap pemerintah dapat mengatasi serta menurunkan harga sembako dan BBM di Kota Batam, karena menurut buruh tidak sebanding lagi dengan Upah yang diterima oleh Buruh saat ini.(gp).
Redaksi.

Related Articles

Back to top button