Sorot Hukum

Menyayat Hati Rakyat, 6 Oknum TNI AL Membunuh Rakyat Sipil

FAKTAAKTUAL.COM, JAKARTA – Tidak bermoral dan tidak punya budaya dan perikemanusiaan, begitu mungkin kata-kata yang cocok disandang oleh 6 orang oknum TNI AL yang membunuh masyarakat sipil yang diduga hanya Karena hal sepele.

Justru Rakyat Indonesia mempertanyakan, sebenarnya seperti apa watak seorang TNI AL setelah dilatih yang kemudian mengenakan seragam TNI AL.?

Malangnya nasib Fransisco Manalu Almarhum yang mati tersiksa tanpa berita ditangan 6 orang oknum TNI AL.

Apapun alasannya, Almarhum Fransisco Manalu sebagai pengusaha cucian mobil tersebut, tidak akan hidup lagi. Akan tetapi haruskah orang-orang berseragam loreng bisa disebut sebagai setan pencabut nyawa? jika demikian, berarti melawan Sang Pencipta dan Agamanya sendiri.

Pada umumnya, pemakai baju loreng atau TNI AD, AL, AU adalah orang-orang yang handal dan dilatih untuk menjaga Wilayah NKRI maupun mengayomi masyarakat sipil dari berbagai gangguan eksternal NKRI, bukan untuk membunuh masyarakatnya sendiri.

Disisi lain, keluhan dan jeritan tangis yang dalam dari orang tua korban terus menyisakan air mata, hingga mengunggah rintihan hatinya dilaman facebook miliknya sebagai berita duka cita yang mendalam yang menerpa keluarganya.

Namun sebelumnya redaksi faktaaktual.com melalui pemred, sudah meminta izin kepada orang tua korban untuk meng-ekspos berita rintihan tangisnya yang dicurahkan melalui facebook, dan mempersilahkan faktaaktual.com untuk memberitakannya. Kamis, 5/8/2021. Sore.

Ini berita yang ditulis melalui akun facebooknya.

“Indonesia Berduka”

Inilah wajah 6 org aparat oknum anggota TNI AL yg bertugas di pusat polisi militer angkatan laut (Puspomal).
Mereka menjemput warga masyarakat Indonesia yakni Francisco Manalu 29/5/2021 jam 16.30 dari tempat usahanya steam cucian mobil putra trijaya jl ipik gandamanah purwakarta jabar.
Untuk dibawa ke wisma atlet dayung jatiluhur purwakarta jabar, disiksa, dibunuh, dan meninggal sekitar jam 19 wib.
Mayat almarhum anak saya Francisco manalu, dari wisma atlet jati luhur, mereka sembunyikan lg ke jonggol bogor jabar benar benar Biadab.
Mungkin selama ini masyarakat Indonesia bertanya tanya, kenapa dalam pemberitaan oleh berbagai media Wajah para pelaku dan “Mayat Almarhum ” tidak pernah di expose ke publik? “Jawabannya yg tau hanya penyidik Puspomal “

Kemarin tgl 4/8/21 sidang perdana 6 org oknum puspomal sudah digelar di pengadilan militer bandung.
Untuk pembacaan dakwaan, karena ancaman hukuman diatas15 thn wajib didampingi pengacara sementara pengacara terdakwa tidak hadir ahirnya sidang ditunda tgl 10/8/21.
😭😭
Walaupun mereka dipenjara puluhan thn masih bisa menikmati hidup dengan keluarganya.
Tapi, kami selaku orang tua almarhum Francisco manalu dan anak istrinya sudah kehilangan selamanya 😭😭.

Kami yakin dan bertanggung jawab, bahwa anak kami Francisco manalu tidak ada terlibat dalam kriminal.

Untuk itu, kami keluarga besar dan masyarakat Indonesia percaya kepada penegak hukum untuk medapat keadilan yg seadil adilnya 🙏🙏.

Dari tulisan orang tua korban diatas, bisa ditafsir adanya rekayasa dan perencanaan oleh sipembunuh dalam adegan penyiksaan yang dilakukan.

Jelas bahwa pihak keluarga korban meminta keadilan atas tragedi ini.

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker