News

Orang Gila Ngamuk Lagi, Korban Dibelah dan Usus Terburai

FAKTAAKTUAL.COM, DENPASAR – Luka tebasan dan cukup banyak dialami korban I Nyoman Kertiasa (26) yang dibunuh oleh Agus Gede Susastra (37) di jalan antasura gang Suar No 2 Denpasar, Kamis (22/2/2018).

Dari hasil pemeriksaan awal tim identifikasi, terdapat luka pada korban yaitu, bagian tubuh terbelah dari dada sampai perut usus dan organ terburai, serta luka di kaki, punggung dan di paha.

dr. Dudut Rustyadi, Sp.F dikonfirmasi Tribun diruang kerjanya membenarkan mengenai hasil identifikasi awal tim identifikasi. Namun luka dipunggung tidak ditemukan tetapi luka dibagian wajah terlihat.

“Korban diterima 13.30 WITA dari hasil pemeriksaan luar terdapat sejumlah luka terbuka akibat sabetan yang tersebar beberapa bagian. Luka bacok dan luka sabetan senjata tajam,” jelas dr. Dudut.

Photo, Pelaku sudah diamankan Polisi untuk diperiksa lebih lanjut.
Photo, Pelaku sudah diamankan Polisi untuk diperiksa lebih lanjut.

Tetapi melihat luka sabetan yang cukup dalam kemungkinan korban meninggal dunia ditempat akibat luka sabetan yang cukup dalam dan menganga.

Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena menyatakan, kejadian ini dilaporkan ke pihaknya sekitar pukul 10.30 wita siang tadi. Dan Dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa.

Informasinya, bahwa ada orang mengalami gangguan jiwa mengamuk dan membawa senjata tajam. Polisi pun terjun ke lapangan untuk melakukan pengamanan.

“Informasinya ada orang mengamuk. Jadi kami pun turun ke lapangan. Dugaannya pelaku gangguan jiwa dan akan diobati oleh korban,” ucap Sumena, Kamis (22/2/2018).

Photo. Korban yang diduga dipelasah oleh Pelaku yang disebut urang gila.
Photo. Korban yang diduga dipelasah oleh Pelaku yang disebut orang gila. I Nyoman Kertiasa.

“Pelaku sudah kami amankan. Waktu kami datang ke TKP kondisi korban sangat mengenaskan. Dan pelaku sudah tidak membawa pisau dan golok, sehingga langkah persuasif kami gunakan dan pelaku menyerahkan diri. Kini kami bawa ke Mako,” bebernya.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat IPTU Aan Saputra meyatakan peristiwa ini masih dilakukan olah TKP. (tribunbali.com).

Redaksi.

Related Articles

Back to top button