News

Tunda Jadwal Pembagian Sembako Didua Kecamatan, Main-Main Dengan Nyawa Orang?

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Wali Kota Batam, mengatakan di berbagai media dibatam, akan membagikan sembako kepada masyarakat Batam pada bulan Mei untuk kedua kalinya, karena berhubungan dengan Idul Fitri.

Hal ini dilakukan akibat dampak covid-19 yang terus meningkat dikota Batam. Sehingga dengan pembagian sembako kepada masyarakat, bisa bertahan selama Fisical distencing dengan aturan karantina perkecamatan.

Namun, Bahasa Wali Kota Batam tersebut bisa dikatakan hanya pencitraan semata, Terbukti bahwa didua kecamatan dikota Batam, yaitu kecamatan sagulung dan kecamatan Nongsa justru akan dibagikan dibulan Juli mendatang setelah sepuluh hari melewati Idul Fitri.

Ada apa dengan pemerintah Kota Batam ini, sehingga terkesan ada anak tiri dan anak kandung dalam sembako.

Ketua RT dikecamatan Nongsa menyebut, bahwa jadwal pembagian sembako dari Pemerintah Kota Batam tersebut menjadi bumerang terhadap dirinya, dimana jadwal bagi sembako sebelumnya jatuh pada hari ini Selasa 19/5/2020.

Dalam jadwal yang pertama disebut, jika terjadi perubahan waktu, akan di informasikan dua hari sebelum terjadi perubahan jadwal, tetapi justru hari ini juga diinformasikan, dan Itupun tanpa alasan yang jelas dan logika, sehingga terkesan RTRW yang berbohong kepada masyarakat.

“Masyarakat sudah Banyak datang ke rumah RT, dimana mereka sebelumnya sudah tau terkait jadwal pembagian sembako yang kedua kalinya, mereka sangat kecewa dan kesal dengan perubahan jadwal ini, yang pasti bukan RTRW yang merubah jadwal tersebut, tapi kami lah yang menanggung kekesalan warga tersebut”. Kata seorang ketua RT kepada media ini, Selasa 19/5/2020.

Perubahan jadwal bagi sembako tersebut, justru tanpa alasan yang jelas, sehingga bisa diundur hingga 16 hari kedepan dan jatuh pada tanggal 4/6/2020 mendatang.

Camat Nongsa di hubungi melalui WhatsApp nya, tidak memberi jawaban sama sekali. Bahkan Wali Kota Batam, Rudi, juga diminta keterangannya soal perubahan jadwal ini melalui WhatsApp nya juga tidak ada tanggapan.

Menjadi lelucon yang tidak lucu, Disaat Covid-19 semakin Berkecamuk, justru ada dua kecamatan dikota Batam yang dianggab tidak penting oleh pemerintah Kota Batam.

Seorang warga Kabil mengatakan, ketimpangan sosial atas nama sembako dari Pemerintah ini akan ditanggung para pemangku jabatan melalui hukuman yang ada dialam ini.

“Kami juga sudah berdiam diri dirumah sejak dua bulan lalu, sudah tidak ada lagi beras dirumah, sebelumnya kami menghemat hingga menunggu hari ini. Apalagi Idul Fitri jatuh pada tanggal 25 bulan ini, sementara sembako tersebut mau Dibagi tanggal 4 bulan Juni nanti, bisa-bisa kami tak makan lagi, tapi biarlah alam ini yang bicara sama penguasa tersebut”. Cetus seorang Ibu rumah tangga kesal.

Hingga berita ini diunggah, belum ada keterangan resmi dari Wali Kota Batam maupun camat Nongsa, terkait penundaan bagi sembako yang begitu panjang tentang waktunya hubungannya dengan Idul fitri maupun Fisical distencing.

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker