Peristiwa

Bandara DiIndonesia Rawan Maling, Uang Nikah Rp 28 Raib, Noveria Menjerit

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM  – Seorang penumpang maskapai Lion Air yang baru tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Noveria N, kaget bukan kepalang. Uangnya di dalam tas kover yang dimasukkan kebagasi pesawat senilai Rp 28 juta raib tanpa diketahui.

Diduga uang tersebut dicuri. Noveria yang mengetahui uangnya hilang langsung syok. Noveria tak tahu persis di mana uang itu lenyapnya. Apakah di Nias, Medan, atau di Batam.

Tangisnya pecah. Wajahnya pucat. Noveria baru saja tiba dari Bandara Binaka Gunungsitoli Nias, menuju Bandara Hang Nadim Batam.
Kejadian itu ia laporkan ke SPKT Polsek Bandara Hang Nadim, Senin (2/10) sore.

Menurut Noveria, awalnya tas hitam itu hendak ia tenteng, namun pihak bandara di Nias memintanya untuk memasukkan ke dalam bagasi.

“Disuruh di dalam bagasi sama orang pesawat,” kata dia. Uang itu sedianya untuk pesta pernikahan adiknya untuk diserahkan ke pihak pengantin perempuan. “Itu uang nikahan, pusing saya,” katanya.

Noveria mengatakan dia tak sendirian. Ada tiga anggota keluarga yang lain.

Awalnya kata dia, saat dari Binaka Nias, naik Wings Air lantas transit di Bandara Internasional Kuala Namu Deliserdang Sumut setelah memakan waktu selama 50 menit. Dari Kualanamu mereka naik Lion Air ke Batam sekitar pukul 14.00 WIB. “Kami kan taunya waktu sampai di Batam,” tuturnya.

Tiba di Batam sekitar pukul 16.00 WIB, saat memeriksa tas itu,  Noveria kaget bukan kepalang. Uang yang ia simpan di tas sudah tak ada.

Seorang pegawai Lion Air di Hang Nadim mengatakan masih melakukan pengecekan. “Kita akan periksa hasil x-raynya dulu,” kata wanit tersebut.

Kapolsek Bandara Hang Nadim Iptu Betty Novia menjelaskan masih melakukan penyelidikan hingga meminta bantuan petugas kepolisian di Nias.

General Manager Operasional Bubu Hang Nadim Suwarso mengaku sudah mendapat laporan. “Kita serahkan ke polisi,” ujar dia.

Sampai berita ini diturunkan, pihak penerbangan Lion Air atau Wing Air belum dapat dikonfirmasi. Kejadian ini memang sangat keterlaluan, menandakan pihak Bandara maupun penerbangan di Indonesia ini mencerminkan keburukan yang tidak layak ditiru publik. Hentikan.(Sumber: Batamnews.co.id).

Editor : Gamal. P.

Related Articles

Back to top button