Peristiwa

Ketum SRK, Minta Presiden Maupun BNPB Segera Cari Wali Kota Batam Untuk Ditest Swab

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Gubernur Kepri saat ini sudah divonis positif covid-19 berdasarkan hasil test Swab yang dilakukan oleh para ahli di bidang penanganan virus Corona. Bahkan sang Gubernur sudah melakukan karantina mandiri dikediamannya selama 14 hari kedepan sambil diawasi dan dikontrol oleh Dokter ahli.

Berbeda dengan Wali Kota Batam yang enggan dilakukan test Swab bahkan terkesan mencari alasan dengan Peraturan Menteri. Menjadi hal penting untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Dimana Wali Kota Batam bersentuhan langsung sama Gubernur Kepri saat acara seremoni atas pelantikannya sebagai Gubernur defenitif.

Masyarakat Kota Batam juga sangat resah dengan kesehatan dan keselamatan Wali Kota Batam, apalagi sang Wali Kota Batam sedang rajin-rajinnya blusukan ditengah masyarakat menjelang pilkada tahun ini.

Sorotan kritik datang dari kalangan tokoh masyarat, tokoh LSM, Ormas hingga masyarakat menengah kebawah, yang tertuang dibeberapa WA group dikota Batam mempertanyakan hasil test Swab Wali Kota Batam pasca pesta Gubernur.

Hingga Ketua Umum Suara Rakyat Keadilan (SRK) Meminta campur tangan Presiden Joko Widodo melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memaksa Wali Kota Batam untuk di test kesehatannya demi menjaga kesehatan masyarakat umum Kota Batam, serta merta memutus mata rantai penyebaran covid-19.

“Saya meminta kepada Presiden Joko Widodo maupun protokol kesehatan yang dikomandoi BNPB Bapak Letnan Jenderal Doni Monardo untuk memerintahkan Tim Gugus Tugas Covid-19 segera mendatangi atau mencari keberadaan Wali Kota Batam untuk dapat dicek kesehatannya atau test Swab, sehingga rasa khawatir masyarakat Batam dapat terpulihkan, karena momok bayangan covid-19 sangat menakutkan dibenak masyarakat Batam”. Tegas Rosano kepada faktaaktual.com, Senin 3/8/2020.

Rosano menambahkan, Wali Kota Batam sebagai ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 dibatam, maupun sebagai Kepala BP Batam serta Ketua Partai, wajib memberikan keteladanan dalam mematuhi protokol kesehatan dimasa sekarang, dimana covid-19 sedang Berkecamuk diwilayah Kepri terlebih dikota Batam.

“Sebagai seorang pemimpin wajib memberikan keteladanan ditengah masyarakat, apalagi ditengah Berkecamuknya covid-19 dibatam saat ini, apa salahnya dilakukan test Swab nya sendiri. seharusnya Wali Kota bertanggung jawab dan mencari solusi atas penyebaran covid-19 yang masif saat ini, karena Dia juga sebagai Ketua Tim Gugus Tugas maupun pengguna anggaran covid-19 dibatam, akan kah bertambah lagi cluster? atau disebut cluster Wali Kota?”. Cetus Ketua SRK.

Fakta dari berbagai sumber, hingga hari ini sudah mencapai 700 orang lebih yang dilakukan test Swab diwilayah Tanjung Pinang Ibu Kota Provinsi Kepri.

Bahkan di Kabupaten Karimun, sudah meliburkan sekolah selama tiga hari sejak hari ini. Pasca cluster Gubernur.

Sementara dikota Batam bertambah sekitar 72 orang sudah positif virus Corona, terdiri dari cluster polresta barelng dan cluster TKI melalui pelabuhan Internasional Batam center. Ditambah lagi yang sedang dirawat inap sebelumnya dibeberapa rumah sakit dibatam bahkan di rumah sakit covid-19 di Galang.

Redaksi.

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker