Lingkungan

Banjir Dilokasi Kavling Punggur Diduga Akibat Cut and Fill PT. Kaliban

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM –¬†Hujan mengguyur kota Batam pada Sabtu 10/3/2018 saat ini, membuat warga dibayangi ketakutan akan adanya banjir.

Salah satu lokasi yang kini sudah mengalami banjir, adalah diareal kavling Baru Sanjulung, RW 21 Punggur, Kelurahan Kabil, kecamatan Nongsa.

Hal ini terjadi, Setelah adanya cut and Fill yang dilakukan oleh PT. Kaliban dilokasi kavling tersebut, sehingga warga dibayangi banjir akibat derasnya arus air dari lokasi PT. Kaliban yang saat ini sedang pemotongan Bukit, warga juga wajib menelan debu jika saat musim kemarau.

Banjir saat ini sempat menggenangi rumah warga sampai setinggi lutut dewasa, dimana hujan sejak malam sampai pagi sempat deras.Hujan masih tetap turun tetapi tidak begitu deras lagi.

Nanang warga RT 03 mengatakan, Banjir ini terjadi setelah adanya cut and fill oleh PT. Kaliban, dimana pihak RT setempat tidak pernah memberi tahu warga terkait proyek PT. Kaliban yang hanya berjarak beberapa meter saja dari rumahnya.

Photo, Nanang saat memberi keterangan terkat banjir dilokasinya, Kavling Baru Punggur.
Photo, Lokasi PT. Kaliban yang hanya berjarak beberapa meter dari rumah warga.

“Baru 3 jam hujan rumah dan jalan kita sudah digenangi air yang bercampur bauqsit, air sempat setinggi lulut dewasa, kini sudah berangsur-angsur reda”. jelasnya.

Nanang menambahkan, sejauh ini tidak ada tindakan dari PT.Kaliban untuk pengorekan parit sebagai langkah antisipasi, bahkan RT terkesan diam dengan keadaan banjir dilokasinya.

“Saya sudah meng-upload di”wajah Batam” soal banjir ini, saya minta keperdulian pihak kelurahan maupun pemerintah setempat supaya segera mengatasi banjir yang kini menghantui kami, apalagi warga RT 03 ini sudah jauh dibawah lahan PT. Kaliban yang kini ditimbun”. jelasnya.

Photo, Nanang saat memberi keterangan terkat banjir dilokasinya, Kavling Baru Punggur.
Photo, Nanang saat memberi keterangan terkat banjir dilokasinya, Kavling Baru Punggur.

Tambah Nanang, “jika hujan kami kebanjiran dan jika kemarau kami menelan debu, saya tidak tau apa maksud perangkat pemerintah mulai dari RT, RW maupun lurah dan camat terkait pengalokasian lahan kepada PT. Kaliban ini, mereka tidak ada antisipasi sebelum terjadi banjir”. tambahnya.

Sebelumnya media ini sudah memberitakan terkait pengalokasian Lahan kepada PT. Kaliban oleh BP Batam, dimana PT. Kaliban tidak pernah sosialisasi terhadap penduduk Kavling Baru sanjulung atas cut and Fill yang dilaksanakan maupun effec dari pekerjaan tersebut. Malah akses jalan warga ditutup tanpa pemberitahuan.

Photo, Lokasi Banjir di RW 21 Kavling Baru Punggur, ditutup pagar PT. Kaliban.
Photo, Lokasi Banjir di RW 21 Kavling Baru Punggur, ditutup pagar PT. Kaliban.

Pihak RT RW selama ini tidak pernah melakukan atau memberitahukan melalui rapat warga kepada warganya mengenai proyek PT. Kaliban. Diduga kuat RT RW setempat telah mendapat “upah” dari pihak perusahaan sebagai hadiah untuk diam.

Diperkirakan hujan masih tetap berlanjut dan debit air akan semakin bertambah. Hingga saat ini, pihak Kelurahan maupun kecamatan belum dapat dikonfirmasi terkait banjir dilokasi kavling Baru sanjulung. (gp)

Editor : Gamal.P

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker