Investigasi

Ditpam Tepis Adanya Konflik Terkait Penggusuran Di Kampung Nias Kabil

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Sejak bulan April 2018 yang lalu, issue penggusuran didaerah Kabil, tepatnya dikampung Nias lokasi Pertamina Tongkang, Kabil -Batam, sudah dimusyawarahkan oleh Ditpam Kota Batam bersama Warga Kampung Nias akan segera dieksekusi.

Kedua belah pihak pun sepakat dengan persyaratan berbagai macam permintaan warga yang wajib dipenuhi oleh Ditpam sebagai eksekutor dilokasi ruli tersebut.

Hingga saat ini, Rabu 23/5/2018 penggusuran yang dilakukan oleh Ditpam berjalan dengan baik, Namun timbul berita di medsos melalui Wajah Batam yang menyebut adanya permainan penjualan kavling maupun masyarakat yang menempati lokasi tersebut tidak mendapatkan kavling.

Photo, Puraem Sinambela, Kasi Pamling Ditpam Kota Batam.
Photo, Puraem Sinambela, Kasi Pamling Ditpam Kota Batam.

Melalui Kasi Pamling Ditpam Kota Batam, Puraem Sinambela mengatakan, Bahwa Berita tersebut tidak benar adanya. Pihaknya turun langsung dalam pendataan warga, sehingga tidak ada yang tidak masuk kedaftar pendataan untuk mendapatkan kavling maupun uang Paku.

“Berita yang dibuat oleh Sanotona Hia diadmin Wajah Batam melalui akun facebooknya, itu tidak benar. Kami turun langsung mendata warga, sehingga semua warga dapat kavling termasuk uang paku seperti yang disepakati bersama antara warga dan pihak yang menggusur, Saya bisa pastikan itu”. Jelasnya melalui telepon selulernya, Rabu, 23/5/2018, sekitar Pukul 13.10 Wib.

Puraem menegaskan, permasalahan dalam setiap penggusuran dikota Batam selalu timbul pada saat melakukan eksekusi, mungkin karena unsure kecemburuan sosial maupun keinginan warga yang selalu mengharapkan diuatamakan.

“Permasalahan selalu ada pada setiap penggusuran, semua warga ingin diutamakan, jadi hal itu sudah biasa kami alami dilapangan”. Kata Kasi Pamling Ditpam ini kepada Faktaaktual.com.

Namun seperti apa yang diunggah Sanotona Hia melalui Wajah Batam dalam akun facebooknya? ini dia ;

“Mohon pencerahannya admin WB…barang kali ada admin #WB yg bisa membantu saya dan warga kami kampung Nias untuk mempertanyakan hak2 kami…
Saya akan menceritakan kronologis kejadian yg kami alami…
Kami yg tinggal di kampung Nias Ruli simpang ptk akan digusur dan telah menyepakati untuk diganti rugi satu pintu 1 kapling dan uang paku 1jt serta semua yg menyangkut transportasi pemindahan barang2 di sediakan transportasi oleh Tim pengurus…
Kami semua warga kampung Nias menerima baik atas kesepakatan tersebut…
Namun yg kami sesali sebagian dari kesepakatan tersebut di ingkari oleh tim pengurus dan manfaat kan oleh tim pengurus….ada rumah yg layak dapat kapling tidak dikasih oleh tim dan ada rumah yg tidak layak di kasih kapling oleh tim pengurus….
Saya salah satu sekretaris RT di kampung Nias RT 04 RW 06 merasa ada yang aneh masalah penggusuran tsb….
Rumah saya yg layak dapat kapling tidak di kasih kapling….dan yg lebih parah lagi saya tidak dipilih jadi tim pengurus masalah penggusuran tsb, karena saya bisa bongkar semua permainan mereka… ada yg beberapa bulan tinggal di kampung tsb dipilih jadi tim…

Photo, Sanotona Hia. Dalam akun facebooknya meminta pertolongan dari publik.
Photo, Sanotona Hia. Dalam akun facebooknya meminta pertolongan dari publik.

Sementara saya yg bertahun2 tinggal disitu tidak dipilih…..
Ada yg tidak punya rumah disitu dapat kapling dari tim sementara kami sebagian warga yg jelas2 punya rumah tidak mendapatkan kapling….
Kami yg tidak dapat kapling sudah mempertanyakan kpd pihak #DITPAM dan tim pengurus, mereka banyak memberikan alasan bahwa tidak ada lg lahan kapling dan apabila kami keras maka akan diturunkan tim terpadu….
Dan muncul isu bahwa ada oknum yang menjual lahan kapling tsbt….
Artinya yg hak kami tersebut sudah di gelapkan oleh tim pengurus….

Kami dalam hal ini bukan tidak setuju digusur tapi tolong yg bener2 hak kami di kembalikan kepada kami…

Barangkali ada #admin WB dan bapak ibu yg Sudi kiranya bisa membantu saya dan warga kampung Nias RT 04 RW 06 dalam mempertanyakan hak2 kami yg sudah dihilangkan oleh tim pengurus kepada pihak terkait….
Mohon maaf apabila penjelasan saya kurang jelas mohon dimaklumi…

Hp. 085272044478

Salam admin WB….
Tolong dibantu
Terimakasih….”.

Hingga Berita ini di upload kepublik, belum ada keterangan dari pihak pemilik lahan kepada Media, Terkait siapa pemilik resmi atas lahan tersebut, dan untuk apa lahan tersebut digunakan, sehingga warga harus rela digusur pada saat Bulan Puasa tahun ini. (gp).

Redaksi.

Related Articles

Back to top button