News

Masih Terjadi Pembuangan Limbah Minyak Sampai Sekarang

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Setelah laporan langsung  oleh DPD POSPERA ke KLHK terkait limbah minyak yang melanda sebahagian perairan laut kota Batam. Hingga saat ini masih tetap terjadi.

Terjadinya pencemaran lingkungan oleh OTK dengan tumpahan limbah minyak ini, diduga kuat dilakukan oleh pemain besar yang sebelumnya diketahui oleh pemerintah kota Batam maupun Pemerintah Indonesia, dimana kejadian serupa terjadi setiap tahunnya.

Masyarakat yang kena dampak pencemaran, hingga sekarang masih menunggu informasi dari Menteri LHK.

Banyaknya kapal yang berlabuh jangkar diperairan laut Batam, antara Batu Ampar dengan laut Singapura, diduga melakukan tank cleaning dan membuang langsung kotoran minyak (slag oil) kelaut bebas Kota Batam.

“Ini terjadi sampai sekarang, Jumat Minggu lalu kita terjun langsung kelokasi walaupun dibayangi ketakutan adanya aksi dari pihak tertentu, Ombak juga sangat kuat tapi kita tempuh terus demi fakta dan data”. jelas Azhary kepada faktaaktual.com, Rabu 11/12/2019.

Azhary kembali menambakhan bahwa pihak KLHK akan turun minggu ini untuk melakukan investigasi maupun mendengar keluhan warga yang terkena dampak pencemaran. Namun belum ada informasi lanjutan sampai sekarang. Termasuk soal laporan Pospera belum ada dari KLHK.

“Kita lagi menunggu, termasuk hasil laporan kita minggu lalu ke KLHK,  sekalian laporan lagi soal adanya kapal tank cleaning diperairan Batam. Kita juga berharap pemerintah kota Batam bisa membantu masyarakat, serta terbuka soal masalah ini, karena masih wilayah kota Batam”. tambahnya.

Akibat pencemaran lingkungan ini, masyarakat kecamatan Belakang Padang kota Batam tidak bisa lagi bertanam rumput laut, kelong dan keramba. Butuh waktu lama untuk pemulihan lingkungan yang sudah tercemari limbah minyak.

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker