News

Motor Haley Davidson Vs Bos Garuda, Menteri Keuangan Sebut Rugikan Negara

FAKTAAKTUAL.COM, JAKARTA – Pesawat Garuda Indonesia terkesan dugaan penyeludupan. Dimana Bos Garuda ini memesan Motor Gede (Moge) kepada pegawainya untuk dibawa melalui pesawat dari luar negeri masuk ke Indonesia. Sebagai penerbangan BUMN seyogianya memberi teladan kepada pihak penerbangan swasta untuk menghindari cela dan unsure pidana lainnya, namun dibawah kepemimpinan Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra justru sebaliknya. Hingga sampai beberapa menteri juga angkat bicara.

Menteri Keuangan mengungkap negara dirugikan sekitar Rp532 juta hingga Rp1,5 miliar karena penyelundupan kompone Harley-Davidson oleh Dirut Garuda Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra.

“Perkiraan total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta sampai dengan Rp1,5 miliar,” ujar Sri Mulyani, Kamis 5/12/2019.

Sri Mulyani memaparkan berdasarkan hasil penelusuran di pasaran, perkiraan nilai motor Harley-Davidson tersebut berkisar antara Rp200 juta hingga Rp800 juta per unit. Sedangkan nilai dari sepeda Brompton berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta per unit.

Hasil pemeriksaan Bea Cukai terhadap pesawat tersebut, pada bagian kabin cockpit dan penumpang pesawat tidak diketemukan pelanggaran kepabeanan dan tidak ditemukan barang kargo lain. Namun, pemeriksaan pada lambung pesawat (tempat bagasi penumpang) ditemukan beberapa koper bagasi penumpang dan 18 koli yang keseluruhannya memiliki claim tag sebagai bagasi penumpang.

Terhadap bagasi penumpang berupa koper telah dilakukan pemeriksaan dan ditemukan barang-barang keperluan pribadi penumpang sedangkan pemeriksaan terhadap 18 koli tersebut ditemukan 15 koli berisi sparepart motor Harley Davidson bekas dengan kondisi terurai, dan 3 koli berisi 2 unit sepeda Brompton kondisi baru beserta aksesoris sepeda.

Diperkirakan, prilaku penerbangan Garuda ini tidak hanya pada  saat sekarang ini, tetapi diduga kuat suadah berulang-ulang dilakukan. Akan tetapi, saat ini dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh BC hingga ditemukan sparepart Harley Davidson dan barang-barang mewah lainnya.

Hingga Menteri BUMN Erick Thohir mendengar permasalahan ini dan mengambil sikap akan memberhentikan Ari dari jabatan orang nomor satu di maskapai pelat merah itu. Kamis 5/12/2019, Seperti yang dilansir CNN Indonesia.com.

Menteri BUMN mengatakan, pembelian komponen atau sparepart Harley-Davidson dari luar negeri merupakan pesanan Ari sebagai Dirut Garuda melalui pegawainya.

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker