DaerahLingkungan

BP Batam, Penertiban Ternak Menunggu Anggaran

 

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM -Beberapa tahun belakangan ini, marak terjadi peternakan Babi didaerah Batam Khususnya diarea Dam Duriangkang, hal ini merupakan isu terbaru saat ini, dimana air baku Dam tersebut merupakan konsumsi masyarakat kota Batam pada umumnya. sehingga dengan adanya peternakan Babi diputaran Dam Duriangkang sangat mengotori dan menodai kebersihan air tersebut.

Keluhan masyarakat Batam terkait peternakan babi ini juga menjadi tanggung jawab bersama oleh pihak terkait, dimana yang mengelola Dam Duriangkang tersebut adalah Pihak BP Batam maupun ATB kota Batam. Memang sudah seharusnya hal ini menjadi target meeting untuk dibenahi.

Akan tetapi, bukan hanya soal Peternak Babi yang perlu dibenahi dan ditertipkan, juga  aliran air limbah dari kawasan muka kuning maupun areal Panbil Industrial segera dibereskan dan dibenahi, supaya air baku diareal Dam Durinagkang benar-benar murni air Hujan dan steril.

Keresahan masyarakat tersebut telah dilaporkan Yudi Kurnain, Ketua Komisi II DPRD Batam ke Polresta Barelang. Pasalnya, BP Batam dinilai setengah hati untuk menuntaskan persoalan tersebut.

Menanggapi hal itu, Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan, pihaknya segera melakukan penertiban ternak babi ilegal disana.”Memang mau dibersihkan. Pasti ditertibkan, tapi anggaran kita belum turun,” kata Andiantono, Kamis (2/2/2017).

Ditanya kepastian waktu penertiban, Andiantono mengatakan akan dilakukan pada bulan Februari ini. “Kemungkinan Februari lah akan kita bersihkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Yudi Kurnain melaporkan para pihak yang bertanggung jawab atas pencemaran tersebut ke Polresta Barelang, Rabu (1/2/2017). Para pihak yang dilaporkan anggota DPRD Kota Batam itu adalah Badan Pengusanaan (BP) Batam dan PT Adhya Tirta Batam (ATB).”Kita laporkan karena mereka bertanggung jawab menjaga kondisi Waduk Duriangkang Batam,” ujar Yudi Kurnain

Ditambahkanya, Yudi Kurnain, selama ini media dan masyarakat telah mengeluhkan pencemaran air bersih yang dikonsumsi masyarakat Batam itu. Tapi hingga sekarang, belum ada langkah kongkrit dari para stake holder tersebut. Sehingga, sampai sekarang Waduk Duriangkang Batam belum benar-benar steril dari limbah kotoran babi.

“Dengan laporan ini, saya berharap agar air bersih yang dikonsumsi masyarakat Batam benar-benar steril dan sehat,” tegas pria berambut kuncir itu.

Editor; Gamal

 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker