News

Pardagangan Kota Yang Terkelantarkan

FAKTAAKTUAL.COM, SIMALUNGUN – Pada masanya, Kota Pardagangan yang terletak dikabupaten Simalungun merupakan kota yang cukup dikenal oleh masyarakat Sumatera Utara, dimana Kota ini terkenal dengan luas wilayah yang datar dan luas serta para pedagang pun berjualan dengan berbagai macam rupa barang dan hewan yang disuguhkan kepada masyarakat sebagai kebutuhan primer maupun sekunder pada masa itu.

Kini Kota Pardagangan berubah menjadi kota sembrawut, (5/9/2017)  terkesan dan tanpak jelas kota ini tidak lagi rapi dan bersih seperti sedia kala. Pembangunan jalan sebagai urat nadi perekonomian primer tanpak penuh kubangan, sampah pun berserakan dimana-mana tanpa kenal tempat. Serba berantakan seolah olah tanpa aturan dan pemerintahan yang jelas.

Edu (45) warga Kuala Tanjung Kelurahan Pardagangan III meminta perhatian kepada pemerintah pusat terlebih kepada Bapak Presiden, supaya Kota Pardagangan dikembalikan sebagaimana pada masa 20 tahun yang lalu. Dimana kota ini tanpak rapi dan asri serta penduduknya pun santun dimasa itu.

“Mohon kepada Bapak Presiden, berikan teguran ataupun sanksi terhadap pemerintah daerah yang tidak mau peduli dengan pembangunan maupun kebersihan kotanya, Kini kami masyarakat Kota Pardagangan setiap saat menghirup debu dari kerusakan jalan serta menghirup bau busuk dari tebaran sampah yang sudah membusuk disetiap sudut jalan setiap harinya, Keluhnya”  Khususnya Bapak Presiden sekarang yang sudah meresmikan Sei Mangke sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) didaerah Pardagangan ini, mohon dengar jeritan masyarakat yang mengabdi dan berjuang memilih Bapak Presiden. Kami siap mendukung segala Program Bapak Presiden demi kemajuan dan masa depan anak cucu kami, Tambahnya”

Jhony. S, (31) juga mengeluhkan hal yang sama, “Pemerintah setempat pasti mengetahui kondisi Kota ini sekarang, akan tetapi ketika dipertanyakan para Petinggi daerah ini saling lempar tanggung jawab, para Pemerintah daerah yang berkepentingan terkait pembangunan dan kebersihan maupun infrastrutur yang lain menganggab bahwa itu semua salah masyarakat, terbukti dengan pembiaran seperti ini menjadi beban bagi masyarakat yang menghirup penyakit setiap harinya” imbuhnya.

Melihat kondisi Kota Pardagangan akhir akhir ini memang sungguh memprihatinkan, namun perlu ada catatan terhadap masyarakat setempat agar dapat berbenah diri serta tetap peduli dengan lingkungan maupun pembangunan demi majunya Kota Pardagangan kedepan.

Editor ; Gamal. P

Related Articles

Back to top button