News

Pasca Sosialisasi Pilkada, Covid-19 Merebak, Janji Sembako Tahap 5-6 Raib?

FAKTAAKTUAL.COM, BATAM – Setelah para calon Wako dan Wawako selesai melakukan pendaftaran  pada hari Jumat, 4 September minggu lalu kemudian menanti hasil pengumuman penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam oleh KPU Batam pada tanggal 23 bulan ini, serta penetapan nomor Paslon pada tanggal 24 September 2020, Beredar informasi diberbagai berita online di Batam bahwa Kepala Dinas Sosial Kota Batam positif Covid-19. Didi Kusmajardi sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam juga mengakui hal tersebut, dimana Ibu Hayimah yang terpapar positif covid-19 dirawar di Rumah Sakit Embung Patimah saat ini. Jumat 11/9/2020.Polda Kepri pun ikut disibukkan oleh covid-19, dimana virus ini sedang berkecamuk di Kota Batam, hingga personil Polda turun kejalan guna membagi-bagi masker kepada pengendara yang tidak memiliki masker dengan tujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Perwako Nomor 49 Tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pun ditandatangani oleh Wali Kota Batam, hanya untuk sanksi dan denda kepada masyarakat serta menekan percepatan penyebaran covid-19 di Kota Batam, walaupun nyaris tidak ada  tindakan atau aksi yang berarti dilakuakan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk menangkal, Mungkin seperti penyemprotan disinfektan.Hingga Hari ini Jumat 11/9/2020, masyarakat Kota Batam enggan keluar rumah mengingat penyebaran virus Corona yang semakin merebak, termasuk juga menghindari Perwako nomor 49 Tahun 2020 yang menyatakan adanya denda serta sanksi fisik didalamnya. Trauma akut pun menghatui sebahagian masyarakat yang enggan didenda atau dihukum fisik seperti kerja pembersihan.

Bagaimana soal sembako dimasa pandemik yang semakin merambah serta membuat Kota Batam menjadi terbagi-bagi Zona Merah?

Dalam ekpost beberapa media online Batam menyebut, Amsakar Achmad mengatakan ada 6 tahap pembagian sembako gratis serta pendistribusiannya dilakukan pada setiap bulan sejak Mei 2020. yaitu, Dua tahap dilakukan Pemprov Kepri, dua tahap dari Pemko Batam dan dua tahap dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Yang di ekspost, Batamnews.co.id pada Jumat 24 April 2020, 16:14 WIB.

Ekspost Berita diatas menjadi harapan masyarakat ekonomi menengah kebawah, alasannya masyarakat yang sebelumnya bisa bekerja sebagai tukang bangunan, pemulung maupun karyawan dibeberapa usaha padat karya, justru terkena tekanan ekonomi keluarga pasca berulangnya kembali covid-19 menghantui Kota Batam.

Warga Nongsa yang mencari nafkah sebagai pemulung di TPA Punggur mengatakan, mereka berharap pembagian sembako yang dijanjikan Pemko tersebut hingga 6 tahap sangat dibutuhkan. “Jangan berjanji-janji terus, masyarakat kecil ini menjerit menahan lapar sekarang, Pemerintah harus menggenapi janjinya apalagi ini soal covid-19 yang semakin berkecamuk saat ini”. Kata Yusuf kepada faktaaktual.com, Jumat 11/9/2020.

Terlepas dari keluhan masyarakat yang tidak mendapatkan sumber mata pencaharian, Pemko Batam tentunya memperhitungkan dan menggenapi semua janjinya kepada masyarakat, sehingga tidak terlalu nampak pembohongan yang selalu berulang-ulang dilakukan oleh Pemko Batam melalui Wali Kota Batam maupun Wakilnya, apalagi soal covid-19 hubungannya dengan ekonomi masyarakat menengah kebawah.

Sementara fakta-fakta ekspos berita media publik dibatam menyebut, bahwa pembagian sembako tahap empat yang dimulai sejak tanggal 29/7/2020 dan berakhir pembagiannya disemua kecamatan Kota Batam hingga 5 Agustus 2020 Bulan lalu. (batampos.co.id, Wali Kota Batam, HM Rudi. SE.MM dihubungi melalui whatsApp nya dinomor 0811-700-xxx, sekira pukul 07.32 WIB pada hari Kamis 10/9/2020. Guna meminta pencerahan dan keterangannya terkait kesinambungan pembagian sembako kepada masyarakat Batam akibat dampak covid-19 yang sebelumnya dijanjikan hingga 6 tahapan. Hingga saat ini Jumat 11/9/2020, pukul 14.18 WIB tidak ada jawaban Wali Kota Batam kepada faktaaktual.com.

Redaksi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker